Profil Desa

Totallang

Sejarah Desa

SEJARAH SINGKAT DESA TO'TALLANG
Asal Usul Nama
Nama To'tallang berasal dari bahasa Toraja (Tator). Tallang berarti jenis bambu yang tipis. Kata To'tallang diberikan oleh orang Toraja karena pada masa lalu, wilayah ini terkenal sebagai tempat perjudian yang ramai. Masyarakat saat itu menyebut "ke To'tallang" ketika hendak berjudi, sehingga lambat laun nama tersebut melekat dan menjadi nama desa hingga sekarang.

Kronologi Pemukiman
Sejarah pemukiman di wilayah To'tallang dimulai sejak zaman kolonial:

Tahun 1936 – Beberapa kepala keluarga dari Toraja mulai membuka lahan pertanian di To'tallang dengan bercocok tanam padi ladang. Setelah tiga tahun, mereka pindah ke Ranteangin dan Rantelimbong.

Tahun 1942 (Pendudukan Jepang) – Keluarga yang pernah tinggal di To'tallang kembali lagi untuk mengolah lahan pertanian, bahkan jumlah kepala keluarga bertambah. Mereka menetap sekitar 5 tahun, kemudian terpencar lagi ke Ranteangin dan Rantelimbong.

Tahun 1963 – Terjadi operasi TNI yang menyebabkan warga Lasusua menyingkir ke To'tallang. Mereka membentuk pemerintahan desa sementara selama 2 tahun (1963–1964). Suku-suku yang datang saat itu adalah:

Suku Toraja (rombongan almarhum Pande Bakko)

Suku Tolaki/Mekongga (rombongan almarhum Kalohe)

Suku Luwu (rombongan Samsul Bahri)

Tahun 1978 – Rombongan dari ketiga suku tersebut datang kembali untuk membuka lahan, karena masyarakat mulai ramai menanam cokelat. Mereka inilah yang menjadi penduduk pertama hingga desa resmi terbentuk.

Pembentukan Desa
Secara administratif, Desa To'tallang merupakan hasil pemekaran dari Desa Rantelimbong. Wacana pembentukan desa mulai muncul pada tahun 1980 dari Pemerintah Kecamatan Lasusua. Rencana pemekaran akhirnya terealisasi pada tahun 1983.

Pada awal pembentukan, kondisi desa sangat berat. Kepala Desa pertama, Najamuddin Kadir, memulai pembangunan dengan membabat hutan dan bambu serta membangun jalan-jalan lorong untuk pemukiman warga dan fasilitas umum.

Kesimpulan
Desa To'tallang memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak 1936 sebagai lahan pertanian musiman, sempat menjadi tempat persinggahan warga akibat konflik, hingga akhirnya resmi menjadi desa definitif pada tahun 1983. Nama desa yang unik berasal dari kebiasaan berjudi di masa lalu, namun kini Desa To'tallang terus berkembang dan bahkan menjadi pusat pengembangan holtikultura di Kabupaten Kolaka Utara.

Visi dan Misi

*VISI*
1. Menciptakan data kelola pemerintah desa yang amanah, jujur, serta transparan angka mewujudkan desa totallang yang sejahtera dan mandiri.

*MISI*
1. melakukan reformasi sistem kinerja aparatur pemerintahan desa guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat
2. mewujudkan pemerintah desa yan transparan.
3. mengoptimalkan peran dan partisifasi masyrakat dalam membangun desa
4. menjalin kerja sama dengan semua pihak dalam mengisi pembangunan desa
5. meningkatkan ketersediaan dalam kualitas infrastruktur dan saham yang ada
6. meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat desa yang maksimal
7. meningkatkan kehidupan desa secara dinamis di dalam segi keagamaan dan kebudayaan
8. mendata aset desa serta memanfaatkanya untuk kepentingan desa
9. meningkatkan sumber daya manusia
10. mewujudkan masyarakat desa totallang nyaman dan bermartabat.

Data Statistik & Geografis

Data Statistik
Jumlah Penduduk 1.290 jiwa
Luas Wilayah 11,40 km²
Batas Wilayah
Utara Desa Puncak Monapa, Kec. Lasusua
Selatan Kecamatan Lambai
Timur Kabupaten Kolaka
Barat Desa Sulaho, Kec. Lasusua

Kontak & Alamat

Alamat Kantor Desa

Jl. Konggoasa No. 10 Desa Totallang

Kontak

Telepon: 082290189014
Email: pemdestotallang@gmail.com